Sawi Air dan Tahu Fermentasi Wajan Tumis dengan Bawang Putih
Hidangan sayuran Kanton klasik yang menampilkan sawi air (ong choy) yang lembut ditumis dengan tahu fermentasi (furu) yang kental dan bawang putih yang harum. Tahu fermentasi menciptakan saus kaya dan umami yang melapisi setiap helai sayuran, sementara bawang putih goreng yang renyah menambah kontras tekstur dan aroma yang wangi. Ini adalah pendamping favorit untuk nasi dan hidangan lainnya.

01Bahan
- 400g sawi air (ong choy), dipotong menjadi potongan 5cm
- 3 tbsp tahu fermentasi (furu), dilumatkan
- 6 siung bawang putih, cincang halus
- 2 tbsp minyak sayur
- 1 tbsp saus tahu fermentasi
- 1 tsp gula
- 60ml air atau kaldu sayuran
- 1 cabai merah, iris tipis
- 2 siung bawang putih, iris tipis untuk hiasan
Nutrisi (per porsi)187kkal
- Protein8,2g
- Karbohidrat12,4g
- Lemak11,8g
Serat 2,1 gNatrium 1.042 mg
02Cara Memasak
- Panaskan wajan atau panci besar di atas api besar hingga sangat panas. Tambahkan minyak dan biarkan sedikit berasap.
- Tambahkan bawang putih cincang dan tumis hingga harum, sekitar 20 detik. Hati-hati jangan sampai gosong.
- Tambahkan tahu fermentasi yang telah dilumatkan dan saus tahu fermentasi, aduk untuk menggabungkan dengan minyak dan bawang putih.
- Tambahkan air atau kaldu dan gula, aduk dengan baik untuk melarutkan tahu fermentasi.
- Tambahkan sawi air dan cabai merah, toss terus-menerus selama 3-4 menit hingga daun menjadi lembut namun masih sedikit renyah.
- Coba dan sesuaikan penyedap jika diperlukan. Tahu fermentasi harus memberikan keasinan yang cukup.
- Pindahkan ke mangkuk sajian dan hiasi dengan bawang putih iris tipis.
Masak ini langkah demi langkah, ada timernya
EatWhat memandu kamu di setiap langkah, lengkap dengan timer. Gratis untuk mulai di browser.